Kemendagri Mendorong Pengendalian Inflasi: Permintaan Tindakan Konkret dari Kepala Daerah

- 20 Mei 2024, 21:44 WIB
Plt Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir,
Plt Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, /Foto: Kemendagri.go.id

MANDALIKA PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil langkah tegas dengan meminta para kepala daerah untuk merevisi strategi pengendalian inflasi, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi tantangan tingginya tingkat inflasi.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengeluarkan permintaan ini dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta pada hari Senin.

“Kalau (daerah) tetangganya bisa (mengendalikan inflasi), kenapa sebelahnya tidak bisa? Jadi, mohon perhatiannya untuk bisa kerja keras memperbaiki angka inflasi ini dengan turun ke lapangan, dan melakukan upaya-upaya,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Mataram, Senin.

Dia juga menekankan pentingnya tindakan konkret yang dapat memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka inflasi, bukan sekadar seremonial semata.

Beberapa provinsi dan kabupaten yang masih menghadapi inflasi tinggi termasuk Gorontalo, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Bali, Riau, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Papua Barat.

Tomsi Tohir juga menyebutkan sejumlah kabupaten dan kota yang masih berjuang mengendalikan inflasi, seperti Minahasa Selatan, Padangsidimpuan, Denpasar, dan lainnya.

Tomsi Tohir juga menyoroti 42 daerah yang belum menyampaikan laporan harian pengendalian inflasi pada minggu ketiga Mei 2024, menandakan kurangnya upaya pengendalian yang telah dilakukan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antardaerah, terutama dengan daerah penghasil komoditas, untuk memastikan pasokan barang terpenuhi.

Perencanaan pemenuhan kebutuhan dan koordinasi dengan daerah penghasil komoditas menjadi fokus utama dalam mengatasi tantangan inflasi.

Halaman:

Editor: Hayyan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah