Polisi Usut Kasus Pembegalan Tim Sukses Pilkada di Lombok Tengah

- 20 Mei 2024, 19:54 WIB
Polisi Usut Kasus Pembegalan Tim Sukses Pilkada di Lombok Tengah
Polisi Usut Kasus Pembegalan Tim Sukses Pilkada di Lombok Tengah /Istimewa/

MANDALIKA PIKIRAN RAKYAT - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Tengah terus menyelidiki kasus pembegalan yang menimpa dua orang tim sukses bakal calon bupati Pilkada 2024 saat memasang spanduk di Kecamatan Janapria.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk il Maqnun mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif. "Saat ini kami masih sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelakunya," ujarnya dalam keterangan tertulisnya diterima di Mataram pada Senin (20/05).

Kedua korban, Mahfud Samudra dari Kelurahan Praya dan Saipul Hadi dari Kelurahan Jontlak, diserang oleh pelaku pada Sabtu malam (18/5) sekitar pukul 19.00 WITA. Saat kejadian, mereka sedang memasang spanduk salah satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Tengah untuk Pilkada 2024.

Akibat pembegalan tersebut, Mahfud Samudra menderita luka parah di bagian kepala setelah ditebas dengan parang oleh pelaku, sementara telepon genggam miliknya berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Iptu Luk Luk menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk segera mengungkap kasus ini.

"Kami dari pihak kepolisian saat ini masih melakukan lidik. Kasus ini masih sedang berproses. Semoga secepatnya dapat terungkap," tambahnya.

Aksi pembegalan ini menambah daftar panjang kejadian serupa di berbagai lokasi di Lombok Tengah. Korban dan masyarakat setempat meminta kepolisian untuk segera menangkap para pelaku agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut.

"Kita minta agar kepolisian mengusut kasus ini dan bisa segera menangkap para pelaku agar tidak meresahkan. Ini bukan kali pertama dan kejadian pembegalan ini sering terjadi di berbagai lokasi," tandas salah satu warga.***

Editor: Hayyan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah