Mengungkap Keindahan Nyongkolan: Tradisi Perkawinan Masyarakat Sasak Lombok

- 5 Juni 2024, 20:04 WIB
Ngongkolan: Tradisi Suku Sasak
Ngongkolan: Tradisi Suku Sasak /Instagram malimbucliffvilla/

MANDALIKA PIKIRAN RAKYAT - Di balik gemerlapnya perayaan pernikahan suku Sasak di pulau Lombok, terhampar sebuah tradisi yang kaya akan makna dan sejarah - nyongkolan. Lebih dari sekadar ritual, nyongkolan adalah perayaan yang mempererat ikatan sosial antara keluarga dan masyarakat.

Dimulai dengan sebuah perjalanan megah, mempelai pria dan rombongannya menelusuri jalan-jalan desa dengan diiringi oleh musik tradisional Sasak yang merdu, seperti Gendang Beleq. Perjalanan ini bukan hanya sekadar prosesi, melainkan juga pesta pengenalan bagi mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita dan masyarakat setempat.

Kedatangan mempelai pria dan rombongannya di rumah mempelai wanita disambut dengan hangat oleh keluarga mempelai wanita yang menyuguhkan beragam makanan dan minuman, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.

Selama prosesi nyongkolan, kedua mempelai dipandu oleh para tokoh adat dan keluarga terdekat, mengenakan pakaian adat yang melambangkan kekayaan budaya Sasak, mulai dari Godek Nongkek untuk pria hingga Lambung dan Kebaya untuk wanita.

Nyongkolan adalah bukti nyata akan kekayaan budaya dan tradisi yang masih dijaga dengan erat oleh masyarakat Sasak. Lebih dari sekadar perayaan, nyongkolan adalah bentuk penghormatan atas warisan nenek moyang yang menjadi identitas dan kebanggaan suku Sasak.

Dengan memeluk tradisi ini, masyarakat Sasak Lombok mempertahankan akar budaya mereka dalam perayaan yang indah dan berkesan.***

Editor: Hayyan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah