Gunung Api Ile Lewotok Meletus, Pemerintah Minta Warga Sekitar Waspada

- 2 Juli 2022, 09:54 WIB
Gunung Api Ile Lewotolok Berstatus Siaga, Keluarkan Erupsi Capai 700 Meter
Gunung Api Ile Lewotolok Berstatus Siaga, Keluarkan Erupsi Capai 700 Meter /tangkapan layar PMJ News/

BERITA MANDALIKA - Peristiwa erosi gunung api kembali terjadi di wilayah Indonesia. Terbaru, Pos Pemantauan Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur melaporkan terjadinya erosi gunung api sebanyak 15 kali. 

 

Erosi Gunung Api Ile Lewotolok tersebut terjadi sejak pukul 00.00 wita hingga 06.00 wita. 

 

Peristiwa ini disampaikan langsung oleh Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Ile Lewotok, Stanis Araikan. 

 

Ia berujar, ketinggian letusan Gunung Api Ile Lewotok mencapai 500 hingga 1.200 meter dari puncak kawah. 

 

“Ketinggian letusannya berkisar dari 500 hingga 1.200 meter dari puncak kawah," kata Stanis Araikan, dikutip dari Antara, Sabtu, 2 Juli 2022. 

 

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Gunung Api Ile Lewotok terlihat jelas hingga kabut 0-1, sedangkan asap kawah diketahui bertekanan lemah hingga sedang. 

Baca Juga Tak Mampu Beli Makan, Kiwil Dikabarkan Sakit Lagi

Asap kawah Gunung Api Ile Lewotok pun terlihat berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi. 

 

Tak hanya itu, letusan yang terjadi juga disertai dengan dengan gemuruh dan dentuman yang sedang hingga kuat. 

 

Hal tersebut tentu mengakibatkan gempa di sekitar pemukiman di bawah kaki Gunung Api Ile Lewotok. 

 

Diketahui, gempa terjadi selama 34-129 detik. 

 

“Tremor menerus (Microtrenir) terekam dengan amplitude 0:5-1 mm (dominan 0.5 mm),” ucap Stanis Araikan, Sabtu, 2 Juli, 2022. 

 

Hingga berita ini diterbitkan, Gunung Api Ile Lewotok pun berstatus level III atau siaga. 

 

Oleh karena itu, masyarakat dan para pengunujung di area sekitar dianjurkan untuk melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah, radius 3.5 km untuk sektor Tenggara, radius 4 km untuk sektor Timur dan Timur laut. 

 

“Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jonotona agar selalu mewaspadai potensi ancaman guguran lava pijar dan awan panas dari bagian timur puncak/kawah Gunung Ile Lewotolok,” tutur Stanis Arakian, Sabtu, 2 Juli 2022. ***

Editor: Hayyan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x